Temanggung, Media Center - Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Temanggung menekankan pentingnya pembentukan karakter bermedia yang positif dan bijak di tengah pesatnya penetrasi internet masyarakat Indonesia. Prahum Ahli Muda Dinkominfo Temanggung, Eko Kus Prasetyo, menyebutkan bahwa ruang digital saat ini dapat diibaratkan sebagai pisau bermata dua.
"Di satu sisi, internet dan media sosial bisa mempererat persatuan dan mempermudah sosialisasi. Namun di sisi lain, jika tidak digunakan dengan bijak, ruang digital berpotensi memecah belah bangsa," ujar Ekape, panggilan akrabnya, dalam pemaparannya di SMP Negeri 1 Selopampang, Selasa (13/10/2026).
Ekape menyampaikan, bahwa pertumbuhan penetrasi pengguna internet di Indonesia terus melonjak drastis, dengan angka pengguna aktif yang mencakup mayoritas populasi nasional. Aplikasi media sosial seperti TikTok, YouTube, Facebook, hingga Instagram menjadi platform yang paling gencar diakses masyarakat setiap harinya.
Namun, tingginya tingkat aktivitas digital ini berbanding lurus dengan munculnya berbagai ancaman "zona merah" di dunia maya. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat ribuan temuan isu hoaks yang didominasi oleh kategori penipuan online, isu politik, hingga narasi pencemaran nama baik dan kebencian. Selain hoaks, ancaman seperti cyberbullying, kejahatan transaksi digital (cyberfraud), hingga bahaya pornografi juga makin mengintai masyarakat.
Ia menambahkan, bahwa nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila harus tetap menjadi panduan etika di ruang siber. Mulai dari menghormati keyakinan, menjauhi isu SARA, menghindari aksi perundungan siber (cyberbullying), hingga memanfaatkan internet untuk memajukan perekonomian lokal seperti UMKM.
"Kita harus memegang prinsip 'saring sebelum sharing' dan senantiasa berpikir sebelum mengklik, maupun membagikan konten. Mari manfaatkan internet agar tidak hanya menjadi konsumen digital, tetapi juga dapat berkreasi secara cerdas, kreatif, dan produktif," tandas Ekape mengakhiri penjelasannya. (Tfa;Ekp)
DINKOMINFO