Dua mahasiswa Universitas Tidar (UNTID) Magelang, Hayyik Lana Amri Rasyada dan Amin Budi Raharjo, memperkenalkan inovasi SIAP (Sistem Informasi Absensi PKL) untuk memudahkan proses pencatatan kehadiran peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) secara otomatis di Aula Dinkominfo Temanggung, Jumat (14/8/2026).
Inovasi tersebut memanfaatkan teknologi fingerprint yang terintegrasi dengan dashboard monitoring, sehingga data kehadiran dapat dipantau secara lebih cepat dan real-time oleh admin.
Menariknya, perangkat fingerprint tersebut dikembangkan secara mandiri oleh kedua mahasiswa dengan memanfaatkan bahan dan komponen yang tersedia, di antaranya board panel, sensor fingerprint, serta monitor berukuran kecil. Proses perancangan hingga perangkat dapat digunakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Meskipun dibuat secara sederhana, perangkat tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata dalam pengelolaan absensi peserta PKL agar proses pencatatan kehadiran menjadi lebih praktis dan terdokumentasi.
Tidak berhenti pada perangkat keras, Hayyik dan Amin juga mengembangkan dashboard admin sebagai bagian dari sistem SIAP. Dashboard tersebut digunakan untuk membantu pengelola memantau data kehadiran peserta PKL secara real-time, sehingga informasi mengenai kehadiran dapat diketahui dengan lebih cepat dan memudahkan proses monitoring maupun administrasi.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Handoyo selaku Plt. Kasubbag Umum dan Kepegawaian DINKOMINFO Kabupaten Temanggung. Menurutnya, SIAP merupakan contoh kreativitas mahasiswa PKL dalam memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan kebutuhan nyata di lingkungan kerja.
“Kami sangat mengapresiasi ide dan inovasi yang dikembangkan adik-adik PKL. Harapannya, alat presensi fingerprint ini dapat terus dikembangkan, baik dari sisi perangkat maupun sistemnya, sehingga nantinya bisa diadaptasi dan dimanfaatkan oleh dinas atau OPD lainnya, tidak hanya di Temanggung tetapi juga di luar Temanggung,” ungkap Handoyo. (MRC)
DINKOMINFO