Selamat Datang di Zona Integritas Dinas Kominfo Kabupaten Temanggung, kami tidak menerima dan atau memberi imbalan dalam bentuk apapun logo kominfo Dinas Kominfo Kabupaten Temanggung siap melayani dengan sepenuh hati

Detail Berita

Temanggung, MediaCenter- Dalam upaya membekali tenaga pendidik menghadapi tantangan era digital, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Falaah Soropadan, Kecamatan Pringsurat menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Pelatihan AI untuk Pendidikan" bagi para guru, Senin (19/1/2026). 

 

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan teknologi Artificial Intelligence (AI) ke dalam kurikulum pembelajaran dasar. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Temanggung, Gotri Wijianto Wuriatmojo, serta menghadirkan narasumber konten kreator, Kang Wili.

 

Kepala MI Al-Falaah Soropadan, M. Syamsul Huda, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pelatihan ini merupakan bentuk proaktif sekolah dalam merespon perkembangan teknologi yang sangat masif. 

 

"Kami ingin membangun pondasi yang kuat bagi siswa sejak dini. Untuk itu, para guru harus terlebih dahulu menguasai teknologi AI agar dapat membimbing siswa menggunakan kecerdasan buatan secara bijak dan kreatif dalam proses belajar-mengajar," ujar Syamsul Huda.

 

Kepala Dinkominfo Temanggung, Gotri Wijianto, mengapresiasi inisiatif MI Al-Falaah Soropadan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat di Kabupaten Temanggung. 

 

"Pemerintah daerah melalui Dinkominfo sangat mendukung langkah MI Al-Falaah. Literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan pelatihan ini, diharapkan guru-guru dapat memanfaatkan alat berbasis AI untuk efisiensi administrasi, maupun penciptaan materi ajar yang lebih interaktif," tutur Gotri.

 

Pelatihan menjadi semakin menarik dengan kehadiran Kang Wili. Sebagai konten kreator, ia berbagi wawasan praktis mengenai pemanfaatan aplikasi AI yang dapat membantu guru menciptakan konten edukasi visual yang menarik minat siswa. 

 

Sebanyak 10 guru MI Al-Falaah mengikuti sesi praktek langsung (workshop) dengan antusias. Mereka mempelajari berbagai platform AI yang dapat membantu pembuatan modul ajar, kuis interaktif, hingga pengelolaan konten media sosial sekolah sebagai sarana komunikasi dengan wali murid.

 

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi madrasah-madrasah lain di wilayah Temanggung untuk terus berinovasi dalam mengadopsi teknologi demi kemajuan pendidikan di Indonesia. (Ara;Ekp)